Wednesday, January 13, 2010

Keajaiban Sholat Shubuh Menguak Misteri Kemuliaan dalam Sholat - Bagian terakhir

Artikel keajaiban sholat subuh ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya mengenai Keajaiban Sholat Shubuh Menguak Misteri Kemuliaan dalam Sholat.

Akhir-akhir ini, betapa banyak manusia yang tidak menjaga adab dengan baik terhadap Allah SWT, Sang Pencipta, padahal penyebabnya adalah kemalasan mereka sendiri. Misalnya, seseorang pergi utnuk menyelesaikan salah satu urusannya, tetapi kebutulan tidak berjalan dengan baik, maka tiba-tiba saja ia memaki hari, mengkabinghitamkan ini dan itu tanpa mau mengoreksi kekurangan yang ada pada dirinya.

Allah SWT memberitahukan kepada kita bahwa rezeki bisa bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan. Firman-Nya:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya” (QS. Al-‘Arof, 7: 96).

Keajaiban Sholat Shubuh Menguak Misteri Kemuliaan dalam Sholat - Bagian 1

Sholat merupakan sarana seorang hamba melakukan perbaikan rohani dengan Allah SWT, dengan perbaikan rohani tersebut diharapkan manusia mampu untuk merekontruski kahidupan pribadi, keluarga, dan social kearah yang positif. Namun sayang kedahsyatan ibadah sholat yang Allah anugerahkan kepada umat manusia tidak mampu dilakukan dengan senang hati tetapi malah menjadikan sebuah beban yang berat dalam hidupnya. Sering kita jumpai dalam pergaulan sesama umat islam adanya kata-kata kurang sreg ketika mendengarkan adzan yang dikumandangkan oleh muadzin. Melihat fenomena tersebut seorang pemikir Islam ‘Imad ‘Ali ‘Abdus Sami’ Husain Doktor Bidang Dakwah dan Tsaqofah Islamiyah Universitas Al-Ahzar Kairo, menulis buku dengan judul Keajaiban Sholat Subuh: Menguak Misteri Kemuliaan dalam Sholat Subuh.

Sunday, November 29, 2009

Antara Batu Terbang, Masjid al Aqsha dan Kubah Emas di Yerusalem

Tulisan ini merupakan tambahan informasi dan penjelasan dari artikel tentang gambar “Batu Terbang” di Palestina. Artikel ini saya buat dengan judul Antara Batu Terbang, Masjid al Aqsha dan Kubah Emas di Yerusalem, karena cerita yang menyertai gambar batu terbang tersebut seringkali menyinggung tentang peristiwa Mi’raj Nabi Muhammad, maka perlu juga dijelaskan tentang keberadaan batu yang disebutkan sebagai tempat di mana Nabi memulai perjalanan ke langitnya. Selain itu, tidak jarang terjadi kesalahpahaman, di mana orang mengira Masjid Kubah Emas sama dengan Masjid Al Aqsha. Melalui tulisan di bawah, akan dijelaskan perbedaannya.

Misteri Batu Terbang, Batu Isra' Mi'raj Nabi Muhammad

Batu Terbang, batu isra' mi'raj, batu melayang, batu gantung, atau batu ajaib yang ternyata palsu dan merupakan hasil manipulasi atau rekayasa gambar
Kali ini kita akan membahas Misteri Batu Terbang, Batu Isra' Mi'raj Nabi Muhammad. Ada yang menyebutnya sebagai batu terbang atau batu gantung. Ada yang menyebutkan sebagai batu pijakan Nabi Muhammad saat akan mi'raj ke langit. Sang batu ingin ikut terbang ke langit, tetapi dilarang oleh nabi, sehingga berhenti dalam posisi melayang hingga sekarang.



Banyak yang percaya begitu saja gambar dan cerita tersebut. Tetapi tak sedikit juga yang bertanya-tanya. Apakah batu tersebut benar-benar ada?  

Benarkah itu foto asli?

Tuesday, November 24, 2009

Berlindung dari Fitnah Dajjal

Begitu dahsyatnya fitnah Dajjal sehingga ada seorang ulama besar yang memarahi anaknya hanya karena anaknya lupa tidak berdo'a meminta perlindungan dari fitnah Dajjal ketika sholat. Berikut ini adalah do'a-do'a dan ayat-ayat apa saja yang harus dibaca agar kita terlindung dari fitnah Dajjal, dan lebih utama do'a dan ayat ini dibaca setiap selesai sholat.

Tarbiyah Dzatiyah

Klender yang asri, Ahad, 22 november 2009 7:30 am

oleh : Akh Erwinantho, S.E


Tarbiyah Dzatiyah ialah sejumlah sarana tarbiyah (pembinaan), yang diberikan orang muslim atau muslimah kepada dirinya sendiri untuk membentuk kepribadian Islami yang sempurna di seluruh sisinya; ilmiah, iman, akhlak, sosial, dan lain sebagainya, sehingga naik ke tingkatan kesempurnaan sebagai manusia.

Atau dengan kata lain, tarbiyah dzatiyah adalah tarbiyah seseorang terhadap diri sendiri dengan dirinya sendiri. Sehingga tarbiyah dzatiyah berbeda dengan tarbiyah jama’I (kolektif), seperti pada forum-forum yang umum.

Monday, November 16, 2009

Al-Fatihah

Muqaddimah

Surat Al Faatihah (Pembukaan) yang diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat adalah surat yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap diantara surat-surat yang ada dalam Al Quran dan termasuk golongan surat Makkiyyah. Surat ini disebut Al Faatihah (Pembukaan), karena dengan surat inilah dibuka dan dimulainya Al Quran. Dinamakan Ummul Quran (induk Al Quran) atau Ummul Kitaab (induk Al Kitaab) karena dia merupakan induk dari semua isi Al Quran, dan karena itu diwajibkan membacanya pada tiap-tiap sembahyang.

Dinamakan pula As Sab'ul matsaany (tujuh yang berulang-ulang) karena ayatnya tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam sembahyang.